Annapurna Basecamp hari kelima : Chomrong – Bamboo

Kami memulai pagi ini dengan rasa optimis, pagi tadi walau cuma seuprit kami sempat menyaksikan lagi pegunungan bersalju dari penginapan kami di Chmrong. Dan langit cukup biru walau tetap berawan setelah kami berjalan di sepanjang turunan menuju ke jembatan gantung yang menguhubungkan Chmrong dengan Sinuwa.

nepal chomrong 1 - Annapurna Basecamp hari kelima : Chomrong - Bamboo

meninggalkan chomrong

Tapi harapan akan hari yang cerah pupus sudah. Begitu memasuki Sinuwa hujan deras mengguyur perjalanan. Jas hujan yang sudah kami persiapkan di dalam tas mulai kami gunakan. Tanjakan demi tanjakan yang kami lewati membuat badan kami kepanasan di dalam jas hujan. Alhasil walau air hujan tidak membasahi tubuh kami, tapi tetap saja badan basah kuyup bermandikan keringat.

nepal chomrong 2 - Annapurna Basecamp hari kelima : Chomrong - Bamboo

rehat sejenak

Selepas istirahat dan makan siang di Sinuwa, cuaca masih belum juga berubah. Gerimis sedikit deras masih membayangi perjalanan kami. Dengan pertimbangan waktu yang takutnya semakin sore dan perjalanan dari Sinuwa menuju Bamboo akan didominasi hutan membuat kami melanjutkan perjalanan kembali diiringi alunan musik rintik hujan di atap genteng. airnya turun tidak terkira…

nepal chomrong 3 - Annapurna Basecamp hari kelima : Chomrong - Bamboo

naik turun.. nepali flat

nepal chomrong 4 - Annapurna Basecamp hari kelima : Chomrong - Bamboo

melintas jembatan gantung

Perjalanan berubah menjadi seperti melangkah di sungai. Sepatu yang water proof dan terbungkus gaiter memang cukup mumpuni kalau cuma untuk berhujan-hujan. Dan awalnya kalau bertemu genangan air kami masih sempat mencari batu atau kayu untuk pijakan sepatu supaya tidak tercelup air. Tapi setelah semakin lama, karena hujan yang cukup deras sehingga membuat jalur yang kami lewati di beberapa tempat berubah menjadi aliran sungai. Dan apabila di turunan atau tanjakan, jalur berundak berubah menjadi air terjun berundak.Tidak ada lagi pijakan untuk sepatu. Dan akhirnya kami harus berpasrah berjalan beberapa jam menembus aliran sungai hingga akhirnya kami putuskan berhenti di Bamboo karena hujan semakin deras dan kami sudah basah kuyup semua.

Dan sore itu kami menikmati mandi air panas seharga 200 nepali rupee dan menyewa heater 800 rupee di ruang makan untuk kembali menghangatkan tubuh yang sudah mulai kepayahan dihajar tanjakan dan hujan.


>