“Jadi agak mikir nih mau jalan-jalan liat tiket pesawat lagi nyap-nyapan” salah seorang rekan saya berseloroh menanggapi harga tiket pesawat yang memang dari akhir tahun hingga lepas akhir januari 2019 ini masih bikin bengap dompet kalau dibeli. Sepertinya memang perlu diam sejenak mencari akal beradaptasi dengan tiket pesawat yang menggila.

Kebijakan beberapa maskapai penerbangan untuk menaikan harga memang tidak bisa kita salahkan begitu saja. Mereka pasti punya pertimbangan bisnis yang mereka rasa terbaik buat mereka. Tapi dengan harga tiket yang lebih tinggi dari biasanya ditambah lagi kebijakan beberapa maskapai berbudget rendah (Low Cost Carier – LCC) yang tidak lagi menggratiskan bagasinya membuat harga tiket pesawat jadi semakin tidak terjangkau. Mahal bingit bok.

Bahkan beberapa teman berseloroh jalan-jalan ke luar negeri aja yuk, bisa lebih hemat budget. Ya memang kenyataannya harga tiket penerbangan ke beberapa tetangga kita lebih menarik dibandingkan harga tiket pesawat ke Indonesia bagian timur. Rasanya ndak nasionalis tapi ya kalau untuk yang berbudget pas-pasan bagian timur Indonesia berasa semakin jauh dari jangkuan dompet.

Jadi sembari cooling down, beberapa pilihan yang bisa kita lakukan sembari melihat perkembangan harga tiket pesawat beberapa waktu mendatang antara lain.

  • Luangkan waktu lebih banyak di rumah
    Kerjakan beberapa kerjaan yang belum kita selesaikan. Misalnya menyusun foto-foto di harddisk, bikin tulisan perjalanan, bikin buku, menyusun footage video, belajar hal-hal baru, membaca buku, kualiti time dengan keluarga dan orang terdekat dan banyak hal lain. Hidupkan ndak selamanya kalau ada tanggal merah harus keluar rumah kan.
kualiti time bareng keluarga
  • Tengok destinasi wisata lokal.
    Mungkin selama ini bepergian kita harus selalu jauh dan hanya bisa ditempuh dengan pesawat. Coba cari alternatif liburan dekat-dekat tempat tinggal kita. Saya pernah punya ide. Pakai jangka sorong, bikin diameter 30 km dari rumah dan datangi semua tempat yang bagus yang ada. Pasti banyak yang belum pernah kita datangi lho.
dekat rumah banyak tempat bagus juga kok
  • Gunakan jalur darat
    Dengan tersambungnya jalan tol trans jawa, akses jalur darat dari satu kota ke kota lain jadi lebih mudah lho. Bayangkan sekarang dari jakarta ke solo bisa ditempuh dalam waktu 6-7 jam lho. Solo – Semarang cuma sekitar satu setengah jam. Solo Surabaya juga sekitar 3 jam sampai.
    Begitu juga dengan beberapa daerah di luar jawa, akses darat yang semakin terintegrasi bisa kita gunakan untuk lebih memperkenalkan destinasi wisata di sekitar kita.
perjalanan darat juga ndak kalah menyenangkan kok
  • Mencoba tol laut
    Sudah pernah ada yang nyobain dari Jakarta ke Papua naik kapal ? Saya belum sih. Tapi kalau yang punya waktu luang cukup banyak dan menyukai berinteraksi dengan orang-orang baru di sepanjang perjalanan, layak lho untuk dicoba sekali seumur hidup. Kapal memang salah satu alternatif yang untuk menyeberang antar pulau kalau tidak dengan pesawat
biarpun cuma naik kapal, yang penting bergaya duluan
  • Liburan ke negara tetangga
    Bikin pasport, trus coba jalan jalan ke sekeliling asia tenggara kalau memang sudah ngebet banget pengen jalan jalan tapi ndak pengen keluar budget banyak untuk tiket pesawat. Untuk penggemar pemandangan alam, vietnam utara dan Nepal bisa jadi salah satu destinasi yang perlu dikunjungi lho. Tapi ke Nepal lumayan juga sih harga tiket pesawatnya hihihihihi
Siapa yang pengen ke Nepal tulis di komen yaaaaa
  • Persiapkan barang yang kita bawa
    Kalau memang tujuan perjalanan kita tidak cukup lama, kita bisa mengurangi bawaan yang kita bawa jadi tidak perlu harus pakai bagasi. Atau menggunakan perlengkapan traveling yang lebih ringan (ultra light traveling). Misalnya kita mau bepergian beberapa hari ke satu daerah, bisa menggunakan pakaian yang cepat kering (fast dry) jadi sore harinya bisa kita cuci dan bisa lebih cepat kering jadi tidak perlu membawa terlalu banyak pakaian.
    Tapi agak susah kalau kita pergi untuk memotret atau mengambil dokumentasi, karena perlengkapan yang dibawa memang tidak sedikit. Dilema juga euy.
lhah…kalau bawaan segini gimana donk ?
  • Menabung atau cari duit lebih banyak
    Kalau kita punya duit banyak sih, harga tiket naik juga kita kalau benar-benar pengen masih bisalah kita beli. Bisa dengan menabung kalau kita benar benar pengen ke suatu daerah. Atau bekerja lebih sehingga bisa dapat duit lebih banyak.
pada pengen naik motor bandong di danau sentarum ? nabung donk 😀
  • Dapat duit dari jalan-jalan
    Ini yang lebih yahud sih, walau tiket pesawat naik kita masih bisa dapat duit dari perjalanan kita, jadi ndak sia-sia. Ini banyak macamnya, bisa dengan membuat konten perjalanan baik tulisan, foto maupun video. Bisa juga dengan menjadi tour leader, dokumentasikan perjalanan buat kelompok atau bisa juga buka usaha jastip 😀
jalan jalan, dibayari, dapat uang saku

Yah selama kita masih tergantung dengan pesawat sebagai salah satu moda perjalanan kita, ya kita hanya bisa berharap harga tiket bisa turun lagi. Tapi kalau memang tetap atau bahkan naik lagi ya kita musti siap siap merubah gaya perjalanan selama ini.

Jangan sampai traveling yang tujuannya untuk refreshing atau mencari pengalaman berubah menjadi mimpi buruk karena kita banyak hutang buat beli tiket pesawat hiahahahah..

catatan :
tulisan ini terinspirasi dari tulisan di TelusuRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *