Blog
Kalisoro - rekreasi mengenal alam
- Details
- Parent Category: Blog
- Category: Perjalanan
- Written by Widhi bek
- Hits: 380

Minggu pagi kemarin dapat tawaran dari kakak untuk ikutan acara kemah keluarga bersama keluarganya di Tawangmangu. "Kita berangkat minggu pagi dari rumah, sekitar jam 5.30 saja. Nanti sorenya kembali pulang." Tujuannya selain refresing menghirup udara pegunungan juga untuk mengenalkan ketiga anak nya dengan alam dari kecil. Yang ikutan berangkat pagi itu, mas Satriyo, mbak Diah, dan ketiga anaknya Kael, Kayla dan Kevin serta ayah saya. Bertuju kami menyusuri jalan dari Solo menuju Tawangmangu. Kakak saya memang sejak dahulu menyukai kegiatan di alam. Dulu jaman sekolah sering aktif berjalan-jalan di gunung. Dan nampaknya darah alamnya mengalir ke anak-anaknya juga.
Jangan lagi bawa "buaya" di hutan
- Details
- Parent Category: Blog
- Category: Perjalanan
- Written by Widhi bek
- Hits: 547

Beberapa minggu yang lalu saya kebagian jalan ke beberapa lembaga yang bergerak di pendampingan komunitas masyarakat. Mulai di Jawa Tengah, Jogja hingga ke Kalimantan Barat dan terakhir ke Kalimantan Utara. Untuk beberapa medan datar seperti di persawahan dan perkebunan saya lebih memilih menggunakan sandal buaya yang selain empuk di kaki dan juga tidak khawatir basah bila harus melewati sungai maupun genangan air. Kalau dengan sepatu, terutama bila menggunakan sepatu yang tidak tahan air setiap kali menyeberangi sungai harus memilih antara berbasah2an atau dengan berat hati melepas sepatunya dan kemudian nyeker melintas sungai.
Foto Perjalanan Danau Sentarum di Majalah National Geographic Traveler maret 2013
- Details
- Parent Category: Blog
- Category: Perjalanan
- Written by Widhi bek
- Hits: 558

Melihat halaman 60 di Majalah National Geographic Traveler edisi Maret 2013 ini membawa kembali kenangan perjalanan selama 3 minggu berkeliling dari satu rumah panjang Dayak Iban ke satu rumah panjang lainnya. Berbekal semangat mendokumentasikan motif tikar yang dulunya turun temurun dari golongan nenek moyang ke penerusnya hingga akhirnya mulai semakin terkikis dengan sedikitnya generasi muda yang masih mau menekunin keterampilan menganyam tikar.
Menggapai Bira (cerita pertama)
- Details
- Parent Category: Blog
- Category: Perjalanan
- Written by widhi bek
- Hits: 923

Berawal dari keinginan adik saya, Yohan yang ingin menghabiskan masa cuti akhir tahun dengan berlibur ke Bali. Dan karena alasan belum pernah sama sekali ke Bali, maka saya yang sudah beberapa kali ke sana didapuk untuk membikinkan itinerary perjalanan liburannya. Agak ngeri juga ketika melihat harga tiket pesawat yang tertera untuk penerbangan Jogja - Denpasar pada akhir tahun ini sebagian besar sudah di atas angka 1 juta. Padahal normalnya kalau tidak salah sekitar 300-400 ribuan pada hari biasa. Dan ketika ditanya mau kemana saja di Bali.. jawab adik saya enteng banget.. terserah.. lha wong belum ada bayangan sama sekali.. eaaaa.. capek deh..
Sabang, Keindahan di Ujung Barat Indonesia (part 2 of 2)
- Details
- Parent Category: Blog
- Category: Perjalanan
- Written by Ghozali Qodratullah (Otto)
- Hits: 733

Hari kedua berada di Pulau Weh (Sabang) tidak serta merta membuat hasrat kami untuk bangun pagi terukir mewarnai awal hari. Waktu masih menunjukkan pukul 06.30 WIBB (Waktu Indonesia Barat Banget... :P ). Walau kami tak menengok ke luar jendela, tetapi kami yakin kalau matahari belum terbit. Alhasil tidur kucing (terlelap tak bisa, bangun pun malesss...) membawa kami hingga pukul 08.00 WIBB dan menyebabkan antrian satu kamar mandi untuk 6 orang yang mengingatkan saya akan masa-masa masih kost. Sekitar pukul 09.00 WIBB, kami meluncur mencari sarapan. Setelah melahap semua gumpalan nasi dan semua lauk pauknya, kami kembali ke penginapan untuk mulai merancang skenario petualangan hari ini.
Sepenggal Kisah Perjalanan di Ponorogo - Workshop Landscape Photography “The Light Of Suro III 2012”
- Details
- Parent Category: Blog
- Category: Perjalanan
- Written by Wawies Wisnu
- Hits: 1018

Matahari menyambut sedikit garang ketika saya tiba di halaman sepi gedung Apollo. Alun-alun tempat perayaan tahunan Grebeg Suro dan Festival Reog Nasional yang tepat di hadapan gedung pun hampir tak ada bedanya. Hanya terlihat geliat beberapa penjaja makanan di antara deretan tenda pasar malam tertutup rapat. Siang terasa semakin panas memanggang kota di lembah pertemuan kaki gunung Wilis dan gunung Lawu ini, bahkan semangkuk es buah yang biasanya sangat menyegarkan pun seakan kehilangan sensasi dinginnya dalam tubuh saya.



