Landscape Indonesia

Perjalanan

mengabadikan senja di Kemuning

mengabadikan senja di kemuning
mengabadikan senja di Kemuning

Sore ini melipir bareng beberapa teman ke kebun teh Kemuning, Karanganyar, sekitar satu jam perjalanan dengan mobil dari rumah. Tujuan kami mengambadikan keindahan sunset yang belakangan ini keliatannya sudah mulai menunjukan tanda tanda cuaca bersahabat. Tapi begitu kami mobil masuk pertigaan yang menuju ke candi Cetho cuaca mendung menyelimuti gunung Lawu. Dan begitu lewat kebun karet hujan mengguyur permukaan bumi. Wah gagal deh sunset sore ini.

Menyusuri Punggungan Timur Merbabu

menyusuri punggungan timur merbabu

Sekitar pukul 10 pagi kami mulai perjalanan dari basecamp REMPALA di desa Candisari, Ampel, Boyolali. Cuaca masih cukup bersahabat, tandanya langit biru masih menemani kami ketika meninggalkan desa. "mengke yen mpun tekan sareyan, milih sing dalan sebelah kiwo njih mas. Yen teng kanan niku teng ndeso" (nanti di makam ambil jalan yang ke kiri ya mas. Kalau ke kanan itu ke desa") ucap pak Suripto, penjaga basecamp. Tapi ketika sampai makam Syech Maulana Ibrahim Maghribi kami pun sedikit ragu karena jalur di kiri cuma kecil setapak, sedangkan di sebelah kanan jalur lebar mengarah ke sungai. Akhirnya kamipun bertanya kepada salah satu penduduk yang sedang beraktivitas di sekitar makam.

Milky Way Welcoming Party 2017

Milky Way Welcoming Party 2017 - segoro gunung

Sekilas baca update status Ndoetch Dani "Masih menepi dari segala kebisingan dilereng barat gunung lawu, kopi, rokok dan senja yg basah." Dan segera saya balas dengan komentar "Ra jak jak ik" (ndak ajak ajak -bahasa indonesia). Dan setelah berbalas komentar akhirnya sekitar pukul sepuluh kurang kami sudah bertemu di pasar Kemuning dan segera menuju ke lokasi di salah satu rumah di Segoro Gunung.

Menikmati Pagi di Atas Bukit Cumbri

Menikmati Pagi di Atas Bukit Cumbri

Sekitar pukul 1 pagi, mobil yang memuat 6 orang, Dwi "Kebo", Marsono, Windar, Adit "Negro", Icuk dan saya, membelah kota Solo yang masih cukup ramai dengan remaja yang nongkrong malam minggu di pinggir jalan. Tujuan kami pagi ini adalah bukit Cumbri yang cukup populer belakangan ini di media sosial.

Menuju Lanjak, bersiap untuk festival

perjalanan lanjak 2016

Perjalanan dari Putussibau menuju Lanjak kali ini kami melewati jalan beraspal yang sudah mulus. Di beberapa tempat bahkan sedang dalam proses penyelesaian pelebaran jalan. Jarak sejauh 123 km yang kami lewati dengan berjalan pelan terasa cepat. Bahkan kami sempat berhenti agak lama karena jalan yang sepi untuk beristirahat dan sekedar berfoto di tengah jalan. Kami tiba di Lanjak sekitar pukul 6 sore dan segera menuju ke motor bandong yang akan menjadi tempat tinggal kami selama mengikuti event Festival Makanan Tradisional dan Kebudayaan 2016 ini.

Update via Email

Dapatkan informasi terbaru seputar update website, event hunting dan traveling, ebook terbaru
GRATIS melalui email Anda

silakan masukan alamat email Anda :


*kerahasiaan data Anda akan terjaga dan hanya digunakan untuk informasi update