Perjalanan
Ketep suatu sore..
- Details
- Parent Category: Blog
- Category: Perjalanan
- Written by Widhi bek
- Hits: 827

"Wid, sesuk seloso j14-18.00 diajak neng deles karo kanca2ku ngajari landscape iso ora?"
(Wid, besok Selasa j14-18.00 diajak ke Deles sama teman2 ku mengajari landscape bisa ndak ?)
Handphone berbunyi dan kubaca ada sms masuk dari kakakku. Dengan pertimbangan kemungkinan Selasa atau Rabu malam saya kembali ke Jakarta, jadinya saya tawarkan berangkat Senin sore saja. Senin sore sekitar pukul 15.00 kemudian kakak dan 2 orang teman nya, Riezki dan Bayu serta saya pun memulai perjalanan.
Awalnya tujuan adalah Deles, Klaten. Tapi karena diliat dari Solo kondisi sekitar kaki Merapi di Klaten tertutup awan sehingga lokasi dipindahkan ke Ketep, Magelang. Memasuki daerah Selo, Boyolali, Merapi memang terlihat tertutup awan tebal, sedangkan Merbabu cukup cerah. Harapan untuk bisa mendapatkan momen matahari terbenam di Ketep cukup besar. Tapi menjelang Wonolelo, kabut mulai turun menutupi Merbabu, sedikit was was karena memang cuaca di sekitar kaki Merapi dan Merbabu ini bisa berubah dengan cepat. Saya ingat perjalanan dengan Wawies dulu yang bermalam di Pos pengamatan Merapi - New Selo hanya bisa mendapatkan kesempatan langit cerah sebentar, setelah itu dari malam sampai pagi hari tertutup kabut tebal. Begitu juga waktu hunting malam di Ketep pass dengan Agung Kodok juga cuaca berkabut tebal sehingga hunting star trailnya berubah hunting jagung bakar di warung :D
Ketep pass terletak di kaki Gunung Merbabu dan Gunung Merapi, berada pada ketinggian 1.200 mdpl. Ketep Pass dikembangkan sebagai tempat tujuan wisata baru di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) dengan ciri khas wisata kegunungapian. Ketep pass ini berjarak 21 km dari Mungkid, 17 km dari Desa Blabak ke arah timur, 30 km dari Kota Magelang, 35 km dari Kota Boyolali, dan 30 km dari Candi Borobudur. Dari Kota Salatiga yang berjarak sekitar 32 km (1)
Menjelang pukul 17.00 kami sampai di parkiran Ketep Pass. Setelah membeli tiket masuk kami bergegas menuju ke pelataran pengamatan. Merapi nampak di batas horizon, sesekali nampak puncak nya tersembul tersiram cahaya senja, setelah itu kembali ditelan awan.

(klik pada gambar untuk melihat gambar lebih besar)
Matahari terbenam sayangnya tertutup awan. Hanya terlihat berkas cahaya merah keunguan di batas langit setelah itu kegelapan malam datang. Sayang baterai kamera mas Bayu drop sehingga terpaksa tidak bisa melanjutkan agenda motret malam.

Kami sempat sejenak mengambil beberapa foto lintasan cahaya lampu mobil dan motor sebelum kemudian datang petugas yang meminta kami pergi karena sudah tutup. Padahal bintang sudah mulai terlihat bersinar menerangi langit malam.

Di pertigaan Kopeng – Magelang – Selo, kami sempatkan berhenti sejenak untuk mengabadikan lampu kota dan bintang. Mas Riezki masih sibuk dengan mengabadikan merapi dengan latar belakang langit berbintang, sedangkan yang lainnya menikmati kopi hangat dan mie goreng telor di warung yang masih buka.
Rencana awal kami hanya sampai pukul 18.00 sore. Tapi karena saat itu daerah Ketep cukup cerah sehingga tak sadar waktu sudah bergeser hingga jam 20.00 malam. Kami putuskan meninggalkan lokasi karena besok teman teman lainnya masih harus masuk kerja. “Biasanya jam 8 kita sudah pada tidur sekarang malah masih ada di sini” seloroh mas Bayu sambil tertawa.
Perjalanan turun dari Ketep pass menuju Solo diiringi Siluet Gunung Merapi berhiaskan bintang bertaburan di langit memaksa kami menghentikan laju mobil dan memarkir di tepi jalan. Sayang bila terlewatkan keindahan malam ini.. kembali kamera terpasang di tripod dan mulai mengabadikan rotasi bumi dalam balutan kecepatan rendah. 21 file, 1 file dengan kecepatan 240 detik, dan 20 file dengan kecepatan 30 detik terekam dalam sensor sebelum ahkirnya kami bergegas pulang.

Nanti kami akan datang kembali… ucapku dalam hati sembari melepas bayangan Merapi yang mulai tertutup punggungan bukit.
1 : http://id.wikipedia.org/wiki/Ketep_Pass




Comments
kl balik solo kabarin, kita hunting lagi,,
sama kaos LI nya jangan lupa mas bro..
hahaha... kaget soalnya sudah pada pake M semua sedang saya sendiri pake Av
paling inget klo ad yg blg....Hah pake "M"....
klo hunting lg tak kulakan batrey dl
pengalaman dan memori yang tersimpan di otak lebih indah daripada sekedar hasil foto kok mas
ga dapet foto2 sebagus ini juga.. #maklum cm modal camera pocket. hehehe
RSS feed for comments to this post