[Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah

Penat perjalanan semalam masih terasa ketika terbangun di pagi hari. Mentari masih tidak terlalu terasa hangatnya karena pos 2 cukup terlindung di balik pepohonan. Di samping tenda kami sudah terdengar aktivitas masak memasak. “Sugeng Enjing Mar” sapaku membuka hari yang indah ini.

dempo 5 2 - [Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah

Malam tadi kami sampai di Pos 2 setelah berangkat sore harinya dari Kampung 4. Karena kondisi gelap dan capek serta gerimis kami tidak terlalu memperdulikan kondisi sekeliling pos 2 ini. Tapi ketika pagi kami keluar tenda, terlihat pemandangan yang kurang nyaman di mata. Tumpukan sampah terlihat menggunung di salah satu sudut di samping tenda kami. Di depan tenda kami berdiri tercecer sampah yang sebagaian besar sampah plastik seperti plastik jas hujan yang robek, matras yang rusak dan bekas pembukungkus makanan serta botol minuman.

dempo 5 3 - [Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah

Pemandangan yang mengenaskan, mengurangi nilai keindahan gunung Dempo yang membuat kami yang terpesona dengan jalur yang penuh tanjakan ekstrim ini. Pos 2 kesannya malah lebih menyerupai tempat peninggalan sampah para pendaki gunung Dempo.

Dan pagi itu sembari menikmati kopi hangat kami membuka obrolan tentang sampah yang menggunung di pos 2. “Sayang pos 2 jadi penuh sampah gini ya” ucapku dan mendapat balasan Marsono “Hia, padahal kalau semua pendaki gunung membawa kembali sampah masing-masing bakalan tidak seperti ini”. “Dulu jaman saya terakhir naek ke Dempo, belum separah ini lho mas” tambah pak Maryono. Lha hia, pak Maryono ini naek terakhir ke gunung Dempo tahun 1998 hahahaha.. yang naek ke gunung Dempo saat itu pastilah masih sangat sedikit dan masih banyak yang peduli dengan kelestarian alamnya, dibandingkan generasi sekarang yang lebih banyak mengejar foto selfie di puncak atau foto membawa kertas bertulisakan, kapan kamu kesini, i lop u pull.

dempo 5 4 - [Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah

Sampah terutama sampah plastik dan tabung bekas gas memang salah satu momok di semua jalur pendakian, tidak saja di gunung Dempo tapi di gunung-gunung di pulau Jawa pun, sampah masih menjadi masalah yang keliatannya tidak ada solusinya. Bahkan gunung sepopuler Rinjani pun tercemari oleh sampah yang ditinggalkan para pengunjung.

dempo 5 5 - [Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah

Memang dibutuhkan kerelaan dan kesadaran masing-masing individu untuk saling menjaga kelestarian alam. Gampang sebenarnya kalau semua sudah tahu posisi masing-masing. Apa susahnya sih membawa kembali sampah kita sendiri? Bukannya sudah lebih ringan berkurang isinya, dan perjalanan turun juga tidak seberat ketika kita melangkah menapaki tanjakan demi tanjakan.

dempo 5 6 - [Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah

Coba bayangkan kalau kita bertamu ke rumah orang dan membuang sampah sembarangan di pekarangan mereka, tidak etis kan. Begitu juga ketika kita melakukan perjalanan di alam, ingatlah semua bisa dimulai dari diri kita sendiri kok. Hal yang cukup mudah, bawa kembali sampah kita turun ke bawah, dan biarkan gunung tetap indah tanpa perlu timbunan sampah dan corat-coret ego kita di batu atau pepohonan.

dempo 5 7 - [Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah

“Mustinya dibicarakan dengan pihak-pihak terkait pak, misalnya dari desa atau pemerintah. Cari solusi supaya sampah di pos 2 ini bisa dibersihkan, dibawa turun, supaya tidak terlihat seperti penampungan sampah. Karena kalau sampah menumpuk seperti ini, orang lain juga bakalan menambah membuang sampah di sekitarnya. Setelah pos 2 bersih, baru mulai dicoba untuk memberikan penyadaran kepada para pendaki untuk membawa kembali sampahnya.” usul Marsono sembari kita makan pagi. Pak Maryono tampak manggut-manggut dengan banyak ide ada di kepalanya.

dempo 5 8 - [Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah

Setelah packing kembali, bongkar tenda, dan badan sudah terisi sarapan, kami pun kembali melangkahkan kaki menembus rimbunan hutan gunung Dempo. “Kata Maman, jalur terberat setelah pos 2 sampai ke puncak” ucapku mencoba mengingat briefing di basecamp kemarin. Padahal menurut kami perjalanan menuju pos 2 ini sudah membuat kami terharu biru dengan jalur yang licin dan tanjakan yang super duper panjang. Seperti apa jalurnya setelah pos 2 ditunggu di catper dempo edisi berikutnya ya 😀

dempo 5 9 - [Catper Dempo #5] Pos 2, Tempat Peristirahatan Penuh Sampah


>