Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

24/06/2015

Sekitar bulan April 2015, Lightroom, salah satu software editing dan pengaturan foto mendapatkan upgrade menjadi lightroom cc atau lightroom 6. Ada beberapa fasilitas tambahan yang menarik untuk dicoba antara lain menggabungkan beberapa foto menjadi HDR dan panorama. Untuk artikel kali ini saya akan mencoba mengulas mengenai fasilitas lightroom cc untuk menggabungkan menjadi foto panorama.

Prosesnya sangat simple sekali. Kita tinggal memilih foto-foto yang akan kita gunakan untuk foto panorama.

lightroom pano 0 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Setelah itu klik kanan mouse dan pilih merge > panorama (atau shortcut CTRL + M).

lightroom pano 1 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Kemudian akan muncul tampilan Panorama Merge Preview seperti di bawah ini

lightroom pano 2 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Di sebelah kanan terdapat menu yang bisa kita pilih. Kita bisa memilih menggunakan Auto Select Projection dimana nanti Lightroom akan memilihkan setingan panorama mana yang kira-kira sesuai dengan yang kita gunakan. Atau kita bisa memilih secara manual dari beberapa pengaturan yang ada.

Sperical : pengaturan ini seakan memproyeksikan foto ke dalam sebuah bola/sphere. Pengaturan ini biasanya cocok untuk pano yang lebar atau multirow pano

Perspective : Pengaturan ini seakan memproyeksikan seakan foto dibentangkan pada sebuah bidang datar. Pengaturan ini kurang cocok untuk panorama yang lebar karena distorsi yang cukup kuat dihasilkan pada bagian ujung pano.

Cylindrical : Pengaturan ini seakan memproyeksikan foto ke dalam sebuah silinder. Pengaturan ini cocok untuk pano yang lebar dan tetap membiarkan garis vertikal terlihat tetap lurus.

Kita juga bisa mencentang pilihan AUTO CROP sehingga nantinya Lightroom akan otomatis mengatur tampilan panorama dan menghilangkan bagian yang tidak sempurna di bagian pinggir.

lightroom pano 4 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Kalau sudah kita bisa menekan menu MERGE dan menunggu hasilnya.

lightroom pano 5 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Lama pemrosesan tergantung pada banyaknya foto yang diproses dan kemampuan komputer kita untuk memprosesnya. Bisa cepat dalam hitungan detik tapi bisa juga lemot sampai hitungan menit.

lightroom pano 3 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Salah satu keunggulan menggunakan fasilitas pano di Lightroom adalah file yang dihasilkan masih berformat DNG bukan jpg. Sehingga kita masih bisa melakukan editing di lightroom tanpa harus mengurangi kualitas foto yang kita edit. Selain itu file DNG juga bisa dibilang masih file mentah sehingga masih banyak data yang tersimpan untuk kita olah pada saat post processing lanjutan. Walau memang ukuran file yang dihasilkan akan menjadi besar dibanding apabila kita menyimpan dalam format jpg.

Selain itu foto panorama tersebut akan secara otomatis masuk ke dalam katalog Lightroom.

lightroom pano 6 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Kita masih bisa mengatur foto panorama tersebut melalui beberapa menu yang ada di Lightroom.

lightroom pano 8 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Dan setelah pengaturan dirasa cukup kita bisa mengeksport foto tersebut sesuai media dengan yang kita inginkan.

lightroom pano 9 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Dan inilah tampilan foto panorama hasil pemrosesan di Lightroom.

lightroom pano 7 - Menghasilkan foto pano menggunakan Lightroom

Gampang kan, tinggal pilih foto, merge ke panorama, jadi deh.

Membuat foto panorama dengan lightroom dari pengalaman ini mempunyai keunggulan dan kelemahan juga sih.

Keunggulan :

+ sudah terintegrasi langsung dalam Lightroom, jadi tidak perlu harus berpindah ke applikasi lain

+ bisa langsung menggunakan file format RAW maupun JPG. Jadi yang terbiasa memotret dengan format raw akan sangat menguntungkan sekali.

+ hasil panorama masih berupa file DNG jadi masih bisa kita modifikasi sesuai dengan kebutuhan kita

+ hasil pano juga cukup akurat dan bisa langsung kita lihat hasilnya

Kelemahannya (yang saya rasakan pada percobaan ini, bisa saja nanti berubah kalau sudah lebih mendalami)

– proses nya agak cukup lama, dibanding dengan menggunakan applikasi pano lainnya

– pilihan pengaturan panorama juga terbatas ke spherical, cylindrical dan perspective saja. Padahal terkadang untuk beberapa foto milky way yang saya ambil kalau menggunakan format pengaturan spherical hasilnya agak kurang memuaskan.

– file yang dihasilkan cukup besar, seperti misalnya foto pano yang saya hasilkan dari 7 frame menjadi berukuran 120mb

Kesimpulannya fasilitas panorama di lightroom ini cukup membantu untuk yang sering memotret foto panorama dalam format raw dan ingin lebih bisa menghasilkan foto panorama yang sesuai dengan apa yang kita inginkan. Selamat mencoba ber pano ria !!


>