ulasan buku merbabu

Nikmati Perjalanan Bertabur Bintang ke Gunung Merbabu

Yang paling dikangeni sepulang dari perjalanan ke gunung salah satunya kebersamaan dengan teman di sekitar tenda. Kopi hangat, makanan ringan dan obrolan santai setelah seharian beradu fisik dan mental menyusuri jalur pendakian. Apalagi ditemani ribuan kerlip bintang dan pendaran galaksi bima sakti.

smart_lead_gen1_transparent_circle

Testimonials

Apa kata mereka tentang buku Merbabu

telusuri

"Membuka lembaran demi lembaran buku ini ibarat menerima pelajaran demi pelajaran soal pendokumentasian perjalanan. Mantap! "

@ayotelusuri

Screenshot_123

Saya sempat ambil nafas dulu. Sepertinya tulisan dan foto2 @widhibek sudah berhasil menghipnotis saya. Sampai saya ikut menggeh2 saat “berada di Pos 2”

@naserehe

Feature

Apa Istimewanya Buku Merbabu - Pendakian Bertabur Bintang ?

preview
Puluhan Foto Keindahan Gunung Merbabu

Berisi puluhan foto pilihan sepanjang pendakian 3 hari 2malam di Gunung Merbabu jalur Suwanting. Dijamin "meracuni" untuk kembali naik gunung

buku merbabu di pustaka tropis wanadri
Koleksi untuk Perpustakaan Anda

Salah satu buku yang tepat untuk menjadi penghuni koleksi buku petualangan di perpustakaan Anda. 

buku-merbabu-behind-the-scene-11
Menyusuri Jalur Pendakian Suwanting

Kita diajak menanjaki jalur terjal Suwanting tanpa harus berpeluh keringat dan capek. Tinggal duduk manis di rumah ditemani secangkir kopi hangat dan camilan.

buku-merbabu-02
Sensansi Halaman Demi Halaman

Sensasi membuka lembar demi lembar halaman, menikmati detail foto pemandangan merupakan pengalaman yang membuat buku tetap tak tergantikan

preview
Nikmati Malam Bertaburan Ribuan Bintang

Salah satu keistimewaan buku Merbabu ini adalah foto keindahan gunung Merbabu di malam hari dengan ribuan bintang dalam balutan panorama dua halaman.

buku Merbabu untuk Rempala
Hadiah untuk Teman Anda

Beberapa pembaca sengaja membeli buku Merbabu sebagai hadiah untuk teman mereka yang menyukai petualangan di gunung. 

Tentang Pengarang

Widhi Bek / Landscape Indonesia

cropped-widhibek-landscape

Kamera dan petualangan di alam bebas merupakan perpaduan yang sempurna. Widhi Bek mulai serius menekuni fotografi alam semenjak tahun 2009 hingga sekarang. Kalau tidak lagi sedang di gunung, melakukan perjalanan atau menyelami keindahan bawah laut, dia bisa ditemui sedang membaca buku, atau bermimpi tentang perjalanan berikutnya.

Apa Kata Pembaca

review-merbabu-11

@pendakiindonesia

Bukan hanya cerita Perjalanan, bagi kamu yang belum pernah naik Gunung Merbabu via Suwanting, buku ini bisa jadi referensi kamu tetang jalur pendakian ini. Menuntun kamu untuk ber-previsualisai tentang letak geografisnya, bagaimana medan dan jalurnya, bagaimana keindahannya, apalagi dilengkapi dengan foto fofo yang mengagumkan.

Buku ini juga bisa mengingatkan kamu yang pernah melewatinya, membawa ingatan ketika kita menapakinya, ketika kita terengah engah menembus hutan pinusnya, mengingatkan kembali sejauh mana mata kita memandang luas sabananya.

Satu lagi alasan kenapa kamu harus baca buku ini, terutama bagi kamu yang memiliki minat fotografi. Buku ini dilengkapi data teknis bagaimana agar kamu bisa membuat foto menarik, bagaimana mendapatkan startrail dan milkyway, serta perlengakapan fotografi yang harus kamu persiapkan.

review-merbabu-10

ghozaliq.com

Beberapa kali kita juga akan menemui foto panorama yang tampil di dua halaman penuh, memanjang dan terlihat menawan untuk menikmati di setiap jengkalnya. Paling banyak adalah foto dengan pemandangan milky way yang menarik di gelapnya langit. Ada juga halaman yang menuliskan mengenai tips memotret milky way bagi anda yang sedang akan belajar untuk memotretnya.

Di bagian akhir buku, ada bagian Tips & Kit untuk memaksimalkan kemampuan anda ketika memotret alam Indonesia yang kerennya kebablasan ini. Bahasanya ringan, mudah dipahami dan sederhana jadi tidak akan membuat anda bertambah bingung.

Secara keseluruhan, buku ini layak dibeli bagi anda penggiat kegiatan alam dan fotografi. Selain narasi dengan bahasa yang ringan, foto-foto yang disajikan akan lebih mudah memberikan pesan tersebut.

Nostalgia sejenak, itulah kesan saya setiap kali membuka foto ini lalu menemukan foto Gunung Merapi dengan permadani awan di bawahnya.

review-merbabu-03

@nnamariyana

Buku Pendakian Bertabur Bintang yang disusun Om Widhi Bek, seolah membayar kangen saya akan atmosfer pendakian gunung. 


Bahasa yang sederhana ditambah foto yang memukau membuat saya enggan membalik halaman meski telah usai membaca. Saya seperti sedang berada di sana, mendaki Merbabu di Jalur Suwanting. Sebagai sesama pemakai kacamata, saya juga merasakan hal serupa. Keringat berderu campur debu yang kerap bikin pandangan kabur diceritakan pula di buku ini. (Termasuk berhenti berkali-kali untuk mengelap kacamata 🤓)

Lembar demi lembar saya lalui sampai tiba di bagian “bertabur bintang”. Saya menganga saking takjubnya. Selarik Bimasakti yang membentang tepat di atas Merapi berhasil diabadikan Om Widhi.

Kerlap-kerlip lampu kota dari ketinggian, star trail, hingga sunrise pun tergambar rapi.

Rindu saya akan gunung terbayar lunas bersamaan dengan selesainya lembar demi lembar 100 halaman Pendakian Bertabur Bintang.

review-merbabu-04

@rheevarinda

Photobook Merbabu memperlihatkan sisi lain wajah Gunung Merbabu di malam hari dengan gemerlap lampu kota dan gemintang. Perjalanan ke Merbabu melalui jalur Suwanting terasa layaknya perjalanan menuju bintang.

Pemandangan yang ditampilkan di pagi hari pun tak kalah indah. Saya seperti berenang di antara gulungan awan ditemani Gunung Merapi yang mencuat di seberang. Dan yang membuat saya tertarik pada halaman 18 dan 102 di buku ini, membawa nostalgia pada beberapa perjalanan menjelajahi Gunung Merbabu yang dulu kerap saya kunjungi; jalur-jalur yang terkadang membuat sesak di dada karena begitu terjalnya.

Keseluruhan isi yang ditampilkan dalam buku ini begitu menarik. Tak heran Photobook Merbabu sangat layak dimiliki oleh siapa saja─khususnya para pejalan atau petualang. Banyak pelajaran yang dapat saya ambil dari buku ini. Mulai dari secuplik informasi tentang vegetasi Gunung Merbabu, cara membuat foto milkway, sampai makna dari perjalanan yang berhasil di dokumentasikan oleh Widhi Bek. Menengok kembali pada tema yang ditawarkan, yaitu Pendakian Bertabur Bintang.

review-merbabu-01

Sugeng Riyanto Budi Utomo

Cerita yang dituliskan secara detail gag puitis malah menggambarkan apa yang saya rasakan dulu. Foto foto yang jiancuk apik tenan tercetak jelas seakan meracuni untuk kembali mendaki. Foto foto panjang dengan view tiap pos dengan apik bisa menggambarkan alur cerita di setiap halamannya.
Sesuai dengan judulnya, foto2 yang disajikan mas widhi benar2 bisa memperlihatkan bagaimana milkyway bisa terpampang jelas di langit malam.

Buku ini sekali lagi sukses meracuni saya untuk kembali lagi bergadang berdingin2 ria memandang langit malam. Berharap bisa mendapatkan bentangan bimasakti dengan foreground tenda tenda.

review-merbabu-13

@naserehe

Saya sempat ambil nafas dulu. Sepertinya tulisan dan foto2 @widhibek sudah berhasil menghipnotis saya. Sampai saya ikut menggeh2 saat “berada di Pos 2”. 😥


Menikmati buku ini terasa membesarkan hati saya pribadi, betapa #Indonesia masih sangat kaya akan keindahannya. Dan saya berterima kasih penulis sudah menyajikannya dengan sangat elok.
Buku foto ini bisa dinikmati siapa saja kok, pecinta alam, penikmat foto, penikmat buku, dan siapapun yang peduli dengan alam dan persahabatan.

review-merbabu-12

Dhanang DhaVe

Sisi lain yang menarik buku ini adalah pesan moral juga disampaikan dengan contoh yang nyata. Sebungkus kue kering dan pesan menjadi foto yang kuat, bahkan nyaris ditemukan foto sejenis.

Cerita yang lain adalah saat tragedi ketiadaan air, dengan suka rela warga pengelola base camp mengirimkan air. Sangat jarang saya mendapatkan kepedulian dan tanggung jawab warga pengelola terhadap permasalahan pendaki, disaat semua ini banyak kesan komersialisasi.

review-merbabu-05

@boughil 

Buku yang dibikin dengan kalimat2 yg ringan, jauh dari puitis dan tanpa drama didalamnya supaya buku itu menarik dibaca..

Pembaca diajak untuk membayangkan betapa asiknya pendakian Gn. Merbabu jalur Suwanting melalui foto2 yg disajikan pada setiap halamannya..

Buku ini cocok untuk menjadi bagian penghuni deretan buku dirumah, untuk dibuka setiap waktu..

review-merbabu-07

@untunguntungan

Buku Merbabu dari @landscapeindonesia sudah di tangan. Bersiap memanjakan mata dengan susunan foto2 cantik. Ada pula bonus #postcard yang tak kalah cantik

review-merbabu-08

@bramadity

Dikirim buku sama photographer handal ke bali.. super ciamik lihat mahakarya mas widi

Btw @landscapeindonesia ada yang ngefans sama karya kamu nih mas widi

review-merbabu-09

@andri_suanto

Salah satu penghuni baru di lemari adalah buku “Merbabu, Pendakian Bertabur Bintang”. Melihat foto2 yang terdapat di dalamnya, membuat diri ingin mengepak keril dan berangkat menyusuri indahnya Merbabu.. Selamat atas terbitnya buku ini mas Wahyu @landscapeindonesia

review-merbabu-06

@sahabatranselofficial

Buat kalian yang suka dengan kegiatan alam khususnya mendaki, buku ini rekomended banget untuk koleksi rak buku kalian.

Sedikit bocoran, buat yang sudah biasa melihat matahari terbit dan matahari terbenam, kalian harus melihat foto ketika bulan terbit di buku ini 😄 kerennn banget lah pokoknya 😄

spek-buku-merbabu
buku-merbabu-01-1
buku-merbabu-02-1
buku-merbabu-03-1

Paket Buku Merbabu

Buku Digital

Format digital , bisa dibaca kapan saja dimana saja

Rp 

50.000


Buku Cetak

Format cetak, cocok untuk dikoleksi

  • Dalam bentuk buku cetak  
  • Lebih enak untuk dibaca
  • Dipenuhi foto berwarna
  • 112 halaman
  • Cocok untuk dijadikan koleksi 
  • Pemesanan melalui whatsapp

Rp 

150.000

gratis ongkos kirim

FAQ:

Frequently Asked Questions 

Ini bentuknya buku fisik atau ebook ?

Buku Merbabu ada dua versi, digital dan cetak. Silakan dipilih mana yang mau dikoleksi. Masing-masing ada kelebihan dan kelemahannya.

Apakah tersedia di toko buku ?

Untuk saat ini hanya bisa dibeli melalui online atau dengan mengirim pesan melalui whatsapp +628562981413 atau email [email protected]

Apakah bisa dikirim ke seluruh Indonesia ?

Bisa, untuk buku cetak ongkos kirimnya tergantung dari pihak ekspedisi pengiriman. Sedangkan versi digital tinggal di unduh dari link yang nanti diberikan.

Apakah stock buku masih banyak ?

Untuk saat ini (Mei 2020), untuk buku vetak hanya tinggal sisa stok dalam jumlah sangat terbatas. Belum ada rencana apakah nanti akan dicetak ulang lagi atau tidak. Kalau berminat untuk mengkoleksi sekarang saatnya lho. Sedangkan untuk versi digital belum ada rencana untuk membatasi berapa jumlah yang akan dijual kok.

Apakah yang baca harus pernah ke gunung Merbabu ?

Tidak harus. Karena Buku Merbabu ini bisa dibaca dan dikoleksi untuk semua pembaca. Tapi memang lebih ditujukan untuk pembaca yang suka naik gunung maupun hobi memotret.

Kapan keluar untuk edisi gunung lainnya ?

Sebenanrya sudah ada beberapa yang masuk tahap seleksi. Tapi tunggu tanggal mainnya deh. Jangan lupa subscribe nanti akan kami update perkembangannya.

Stok Sangat Terbatas !!

Belum tahu kapan lagi cetak ulang (edisi cetak)


cover-buku-merbabu

LandscapeIndonesia.com

>