All posts in "Review"
Share

Test high iso canon 6D untuk memotret milky way

6 years ago

Pada kesempatan hunting milky way di Karanganyar kemarin, berkesempatan untuk mencoba mengambil foto milky way dengan beberapa iso tinggi yang berbeda. Test tersebut untuk mencoba membandingkan kadar noise yang dihasilkan oleh masing-masing iso tinggi tersebut. Percobaan menggunakan kamera canon 6D, lensa canon 16-35 f/4 pada FL 16. Test menggunakan file jpg langsung yang dihasilkan oleh kamera.

Share

Menggunakan Wacom Intuos Pro untuk foto editing

6 years ago

Selama beberapa hari ini mendapat kesempatan mencoba menggunakan wacom intuos pro medium untuk pengeditan foto. Sebelumnya saya menggunakan mouse dan keyboard untuk proses editing. Saya akan mencoba menuliskan beberapa pengalaman saya menggunakan intous pro ini.

Share

Buku Memotret Milky Way

6 years ago

Buku Landscape Indonesia yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Buku Memotret Milky Way ini sudah bisa di beli di toko buku di seluruh Indonesia.

Buku Memotret Milky Way ini membahas mengenai beberapa tips dasar untuk merekam milky way sebagai salah satu obyek foto kita. Peralatan apa saja yang dibutuhkan, perencanaan pemotretan, kapan waktu yang tepat untuk memotret bima sakti, dimana kita harus mengarahkan kamera kita untuk mendapatkan foto bima sakti baik dengan mata telanjang maupun dengan menggunakan peralatan pendukung. Kita juga akan mempelajari setingan kamera yang biasanya digunakan untuk memotret bima sakti yang tepat.

Share

[on progress] Ebook : 5cm – di antara kabut Bromo

6 years ago

Ebook berikutnya yang masuk ke dalam waiting list adalah ebook 5cm, sebuah dokumentasi perjalanan rekan-rekan penggiat sepeda dari komunitas seven 7 and friends di Bromo. Event bulan April 2015 kemarin yang sudah mulai masuk tahap seleksi dan editing foto-foto.

Share

[on progress] Ebook : Sejenak Melupakan Rutinitas

6 years ago

Siang ini, pada saat membongkar-bongkar koleksi foto lama di harddisk, tidak sengaja menengok kembali foto perjalanan di tahun 2012 lalu. Foto ketika bersama beberapa teman berkemah di salah satu pulau di kepulauan seribu. Berkemah di tepi pantai, bertemankan api unggun dan nyanyian ombak. Ternyata banyak juga foto-foto yang masih belum sempat saya publish, walau sempat artikel yang saya tulis ini dimuat di salah satu majalah traveling.

Share

Lensa samyang 14 mm vs canon 16-35 untuk memotret milky way

6 years ago

Mana sih yang lebih bagus untuk memotret milky way, samyang 14 mm F/2.8 yang sudah beberapa tahun ini menemani setiap hunting malam, atau canon 16-35 F/4L yang barusaja bergabung dalam ransel. Beberapa hari lalu, menyempatkan membawa dua lensa tersebut untuk mengabadikan keindahan malam di kaki Merapi. Dan ini ada beberapa perbandingan antara kedua lensa tersebut ketika digunakan untuk memotret milky way

Share

Review Lensa Canon 16-35 F/4 L USM IS

6 years ago

Walau baru menggunakan sekitar 2 minggu, tapi saya yakin lensa 16-35 F/4 yang baru dikeluarkan oleh canon tahun lalu ini merupakan salah satu lensa idaman para landscaper dan juga traveler.Lensa idaman untuk landscape buat saya adalah lensa yang mempunyai sudut lebar, tajam, ringan sehingga bisa dibawa untuk perjalanan jauh, mempunyai kemampuan untuk menggunakan filter. Pilihan untuk mengorbankan lensa bukaan lebar dengan berat yang ringan dan tentunya harga yang lebih bersahabat menjadi salah satu kriteria penting juga.

Share

Mencari lensa ultra wide untuk canon 6D – 2015

6 years ago

Sebelum keberangkatan ke Kamboja kemarin, lensa canon 24-105 L f/4 saya ngadat. Error 01 kalau ndak salah ingat. Kontak dengan kostumer servis Canon diminta coba untuk membersihkan bagian konektor antara lensa dengan bodi. Tapi untuk kasus lensa 24-105 kali ini kemungkinan bukan masalah konektor lensa nya, karena saya coba bersihkan juga masih problem. Selain itu ketika membaca beberapa masalah yang ternyata banyak terjadi dengan lensa 24-105 L ini adalah masalah pada kabel aperturenya. Kecewa sih sekelas lensa L ternyata tidak sampai dua tahun sudah perlu diservis. Bandingkan dengan canon 10-22 mm yang saya gunakan dari tahun 2009 sampai sekarang masih tidak ada problem. Itupun saya rasa penggunaan yang agak abusive karena beberapa kali harus berbasah ria ketika memotret air terjun. Sampai sekarang masih belum tahu nanti kalau di servis kena biaya berapa.

Share

Mencoba Pano (2) – DIY pano head

6 years ago

Perjalanan ke Bromo kemarin memang membawa banyak misi untuk proyek pribadi. Yang utama memang mengabadikan keindahan milky way di atas gunung bromo (DONE !), mencoba pano head buatan sendiri (DONE), mencoba intervalometer (GAGAL) dan tentunya refreshing.

Seperti sudah pernah dibahas di Mencoba Pano (edisi 1), keinginan untuk memotret pemandangan dalam format lebar menggunakan pano head. Setelah sempat browsing dan mencari referensi akhirnya diputuskan untuk mencoba membuat sendiri pano head single row. Prinsip dasar dari memotret panorama adalah sumbu putar harus sesuai dengan sumbu lensa. Kalau cuma diletakan di tripod saja, maka sumbu pada tripod tidak akan sama dengan sumbu pada lensa.

Share

Mencoba Pano (edisi 1)

6 years ago

Sudah dari sejak punya kamera poket canon G5 sebenarnya mencoba pano (foto yang digabung menjadi satu bagian). Terkadang hanya dengan menggunakan tangan, terkadang juga dengan dipasang pada tripod. Hasilnya sudah cukup lumayan ketika digabung dengan menggunakan beberapa software pengolah panorama. Tapi terkadang ketika ada obyek dalam jarak cukup dekat penggabungan foto panorama menjadi kurang sempurna. […]

Page 6 of 8