Derawan – Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Siapa yang belum pernah dengar nama pulau Derawan ? Saya sebenarnya sudah tahu dari lama tapi urung untuk ke sana karena pertimbangan waktu dan biaya. Beruntung bulan kemarin mendapatkan tawaran untuk membantu dokumentasi teman-teman dari Etitu (ITB angkatan 82) yang akan mengadakan perjalanan ke Derawan.

Perjalanan menuju ke Derawan bisa diakses melalui beberapa cara. Kemarin kami menggunakan cara penerbangan ke Berau dengan transit dulu di Balikpapan. Dari Berau kami melanjutkan perjalanan menggunakan mobil sekitar 2 jam menuju Tanjung Batu. Nah dari Tanjung Batu tinggal dilanjutkan perjalanan menuju ke pulau derawan sekitar 30 menit.

Loading...
Foto merupakan panorama 360, silakan diputar ke kiri kanan atas bawah untuk melihat sekeliling. Kalau ada ikon kamera berwarna biru bisa diklik untuk pindah ke lokasi lainnya

derawan li 10 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 41 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Atas rekomendasi om Akbar yang sudah pernah mengunjungi Derawan kami menginap di rumah yang berada di atas permukaan laut. Total 4 hari perjalanan kami selama di Derawan.

derawan li 1 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 4 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 2 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 3 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Hari kedua kami disambut pagi yang cerah, langit merona walau sempat mentari pagi tertutup mendung. Bahkan setelah itu sempat turun hujan. Tapi bonusnya pelangi ganda muncul di langit yang biru.

derawan li 7 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 18 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Hari kedua ini kami akan berkeliling ke beberapa lokasi di sekitar pulau Derawan.

Berloncatan ke kolam di goa Haji Mangku, menguji nyali dan tentunya rasa malu “kalau tidak berani loncat nanti di tulis di spanduk ya !!!”

derawan li 11 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Berkunjung ke salah satu resort, tapi balik kanan lagi karena ternyata untuk pengunjung bukan tamu resort kena biaya 🙁

derawan li 13 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 14 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Menunggu makan siang yang terik di tanjung bahaba, nyari minuman dingin ternyata ndak ada warung yang jual

derawan li 15 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Berlatih snorkeling untuk beberapa teman yang masih belum pernah mencoba di resort maratua

derawan li 16 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 17 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Dan sore harinya yang masih kurang puas, berenang di depan penginapan

Hari ketiga di Derawan Yeaaaaa…. Cuaca pagi kurang begitu cerah karena mendung tebal menggayut di ufuk timur. Tapi seberkas cahaya oranye sudah cukup untuk sekedar foto-foto di tepian dermaga kayu di depan penginapan kami.

derawan li 19 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Hari ini kami berkunjung ke beberapa tempat lagi. Tapi sayang kami kurang beruntung karena tidak sempat melihat ikan hius paus yang biasanya muncul di sekitar bagan.

Setelah itu melihat ikan manta ray yang terbang di lautan. walau saya kurang beruntung karena awak kapal kami lebih memilih makan pagi di pinggir pantai daripada berhenti lama untuk berenang dengan manta.

derawan li 20 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Kemudian sesiangan kami bersnorkling di sekitar pulau sangalaki, walau terumbu karang dan kehidupan bawah airnya tidak begitu bervariasi.

derawan li 21 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 22 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 23 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Dilanjutkan melihat penangkaran tukik di pulau sangalaki sembari mendengar cerita dari profesor penyu, mbak Angi. Ternyata prosentase hidup tukik menjadi penyu dewasa hanya 1% lho… yuk bantu lestarikan penyu penyu

derawan li 25 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Setelah itu kami berenang di danau yang berisi ubur ubur tidak beracun di pulau kakaban. wow.. ada ratusan ubur ubur yang berenang di sekitar kami.. berwarna kecoklatan dan cukup besar.

derawan li 26 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 27 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 28 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 29 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 30 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 31 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Tujuan berikutanya ke laguna untuk sekedar berfoto foto. untuk menuju ke laguna kami melewati lorong berupa gua yang kalau pas air pasang tidak bisa dilewati.

derawan li 33 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Setelah itu pulau gosong pasir menjadi tujuan penutup perjalanan sembari menunggu matahari terbenam.

derawan li 34 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 35 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Selepas itu kami menikmati malam terakhir di depan penginapan sembari makan malam dan berbagi cerita serta menyaksikan taburan bintang.

derawan li 36 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 38 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

Tapi menjelang malam hujan badai menjadi penutup perjalanan di Derawan. sampai tiang kayu penginapan kami berderak terkenan angin badai.. jadi malam itu kami tidur sembari waw was.

derawan li 37 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

derawan li 39 - Derawan - Diantara Ubur Ubur Jinak dan Birunya Langit

  • […] untuk yang kedua kalinya buat dipakai ke Derawan tahun kemarin. Tapi baru dua kali pakai, ke Derawan dan hujan hujan di Solo eh, setelah itu di bagian jari yang untuk mengatur lensa sudah lepas […]


  • >