Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Begitu mendengar Wakatobi yang pertama kita bayangkan pasti keindahan bawah lautnya. Sebagai salah satu wilayah yang berada di tengah coral triangle, seharusnya dipenuhi dengan terumbu karang beraneka ragam dan warna. Jadi kalau sudah sampai ke Wakatobi dan tidak diving sepertinya ada yg kurang donk. Tapi gimana kalau belum punya lisensi ? untuk diving kan butuh lisensi ? masak sebelum ke Wakatobi musti kursus diving dulu ? gimana kalau sudah tinggal beberapa hari lagi berangkat ke Wakatobi ? ada solusinya kah ? Trus, aman ndak diving kalau belum punya lisensi ? Solusinya mencoba Discovery Scuba Diving di Wakatobi yuk !

tomia mari mabuk 22 1024x683 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi
diving di wakatobi

Memang kalau pengen menikmati keindahan bawah laut secara lebih leluasa, disarankan untuk mempunyai lisensi minimal open water terlebih dahulu. Karena ketika mengambil lisensi open water kita akan belajar dasar-dasar diving, baik teori maupun praktek.

Praktek pun di kolam dan di laut. Jadi sebelum turun ke laut kita akan mengetahui dan menguasai kemampuan dasar diving. Karena bagaimana pun juga diving merupakan salah satu aktivitas berbahaya dan butuh prosedur standar dan keamanan yang cukup ketat.

WhatsApp Image 2019 04 20 at 12.30.15 1024x723 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Kalau punya lisensi diving kita akan bisa menjelajahi keindahan bawah laut didampingi buddy kita dengan maksimum kedalaman hingga 18 meter. Tapi kalau memang kepepet kita pengen diving dan belum ada waktu untuk mengambil kursus open water, alternatifnya adalah dengan mengambil program try scuba atau discovery scuba diving (DSD).

Lewat Try Scuba, kita akan diajari dasar menyelam. Mulai dari menggunakan masker, bernafas dengan menggunakan regulator ketika berada di dalam air dan cara equalisasi (adaptasi tubuh dengan tekanan air). Dan kita akan langsung diajak nyemplung ke laut. Tapi tenang ketika berada di bawah air, kita akan dipandu oleh instruktur diving kok.

Ndak perlu takut, kita akan mencoba di permukaan air terlebih dahulu. Setelah merasa cukup nyaman kita akan diajak turun di kedalaman sekitar 1-3 meter untuk mencoba bernafas dan equalisasi. Jika dirasa tidak ada masalah dan cukup nyaman kita akan diajak untuk turun lagi menjelajahi keindahan terumbu karang di bawah laut.

Tapi maksimal kedalaman untuk Try Scuba atau DSD hanya 10 meter. Tapi itupun sudah lebih cukup untuk merasakan pengalaman bernafas di dalam air dan merasakan keindahan bawah laut Indonesia.

Dimana bisa Try Scuba di Wakatobi ?

Nah di Wakatobi, beberapa dive center menyediakan fasilitas Try Scuba untuk para wisatawan yang berkunjung ke Wakatobi. Salah satunya adalah dive center yang dikelola oleh Lepa Mola di Wangi-Wangi.

lumba lumba mola wakatobi 07 1024x682 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Setelah kami selesai melakukan “perburuan” lumba lumba di habitat mereka di sekitar pulau Kapota, kami melanjutkan dengan program Try Scuba karena salah satu teman kami tertarik untuk mencoba menyelam mumpung pas di Wakatobi.

Spot yang mereka pilih tidak terlalu jauh dengan lokasi kami melihat lumba-lumba, jadi tidak perlu butuh waktu cukup lama. Sekitar kepulauan Wakatobi memang banyak spot spot diving jadi kita tidak perlu kawatir kekurangan tempat buat menyelam selama di Wakatobi.

tryscuba wakatobi 12 683x1024 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Selama di kapal, pak Albal, dive master yang menjadi pemandu kami memberikan instruksi mengenai cara bernafas dengan regulator, jangan tahan nafas, tetapi bernafas seperti biasa melalui mulut. Jangan panik. Jangan lupa untuk equalisasi setahap demi setahap ketika turun semakin ke bawah.

Dewi dari TelusuRi mendengarkan dengan seksama sembari menyiapkan wetsuit dan pemberat yang akan dipakainya untuk menyelam. Saya dan Yudhi turun duluan untuk menyiapkan kamera yang akan kami gunakan untuk membuat dokumentasi foto dan video try scuba di wakatobi kali ini.

Siap turun

Setelah semua peralatan menyelam BCD, masker, pemberat dan fin siap, maka Dewi turun ke bawah dengan menggunakan metode back roll, turun dari kapal dengan cara koprol ke belakang dengan peralatan lengkap. BCD dalam posisi positif, masker terpasang di wajah, regulator sudah siap di dalam mulut dan bernafas secara normal. Sabuk pemberat sudah terikat di pinggang dan fin sudah terpasang. Tangan kanan memegang regulator dan masker supaya ketika turun tidak terlepas, dan tangan kiri memegang gauge di depan perut supaya ketika turun tidak terbelit sesuatu. Dan ketika sudah siap, Dewi mulai memiringkan badan ke belakang dan membiarkan gravitasi membawanya turun melewati permukaan laut. Byurrrrrr

tryscuba wakatobi 01 1024x683 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Sensasi ketika badan bertemu dengan air laut, tubuh yang perlahan melewati permukaan laut dan tenggelam, gelembung udara yang keluar dari regulator ketika kita menghembuskan nafas kita, dan tubuh kita yang kemudian bereaksi membalikan kepala dari bawah ke permukaan laut. Setelah itu sinyal tangan membentuk lingkaran di atas kepala memberikan tanda OK kepada teman-teman di perahu.

tryscuba wakatobi 02 1024x683 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Setelah posisi tenang, coba bernafas secara teratur melalui regulator sembari menyelupkan kepala ke bawah air. Bernafas normal seperti ketika kita bernafas di darat, bedanya cuma kali ini kita menggunakan peralatan regulator yang menyuplai udara ketika kita menarik nafas. Awalnya agak canggung, apalagi kalau terbiasa menghirup udara dengan hidung. Tapi cuma butuh membiasakan sebentar dan kita sudah siap bernafas di dalam air.

Menyelam, bukan berenang

Beberapa “kesalahan” yang baru pertama mencoba Try Scuba adalah kebiasaan berenang dipakai untuk menyelam. Kedua tangan bergerak mengayuh. Padahal untuk diving kita tidak perlu harus mengayuh kedua tangan untuk maju seperti berenang. Cukup dengan menggunakan kedua kaki yang dibantu fin untuk mengatur gerakan.

tryscuba wakatobi 11 1024x683 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Salah satu kunci di dalam air adalah bersikap normal. Tidak usah terlalu banyak aktivitas berlebih karena hanya akan menguras energi kita. Tak perlu juga tangan bergerak seperti ketika kita berenang. Tangan ke depan sejajar tubuh, supaya tubuh sejajar sehingga tubuh kita selaras dengan arus air yang mengalir.

Equalisasi

Begitu sudah terbiasa bernafas di dalam air, Dewi mulai diajak turun oleh pak Albal perlahan. Tekanan air semakin ke dalam semakin bertambah besar. Jadi tubuh kita perlu beradaptasi dengan tekanan air sekitar dengan ekualisasi. Cara yang paling sering dilakukan oleh para pemula yang belajar menyelam adalah dengan cara memencet hidung dan atau menggerakan geraham. Jangan ditekan terlalu keras, secukupnya saja. Usahakan untuk melakukan equalisasi secara bertahap sembari turun perlahan. Jangan menunggu kita mengalamami sakit di telinga dulu baru kita paksakan untuk equalisasi.

tryscuba wakatobi 06 683x1024 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Kalau kita kesulitan equalisasi, berhenti dulu, jangan dipaksakan untuk turun semakin dalam. Coba pencet hidung perlahan, atau gerakan geraham. Nanti biasanya akan timbul bunyi seperti udara yang keluar dari lubang, cuuuuiuuuuutttt. Dan hidung dan telinga kita akan terasa plong.

Tapi kalau sudah dicoba dan tetap mengalami sakit di telinga, kasih tanda dengan menggoyangkan tangan dan menunjuk ke arah yang ada problem. Setelah itu coba untuk naik sedikit dan coba lagi perlahan untuk equalisasi. Jangan dipaksakan karena akan berakibat kurang baik untuk telinga kita.

tryscuba wakatobi 08 1024x691 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Kalau sudah mentok dengan naik sedikit dan tetap tidak bisa equalisasi, berikan tanda kepada dive master atau instruktur yang menuntun kita. Tidak semua orang bisa melakukan equalisasi di penyelaman pertama, apalagi kalau dalam kondisi kurang fit. Lebih baik membatalkan penyelaman daripada nanti malah terjadi sesuatu yang kurang bagus dengan badan kita. Beruntung Dewi tidak mengalami kesulitan dengan equalisasi sehingga setelah terbiasa, mulai turun dan turun semakin dalam.

Enjoy Bawah Laut

tryscuba wakatobi 05 1024x683 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Di bagian awal diving, di tempat kita turun dari kapal berupa dasar dengan kedalaman sekitar 3 meter. Setelah bergerak keluar, langsung bertemu dengan wall, sebuah tebing tegak lurus yang langsung menurun hingga kedalaman lebih dari 30 meter. Kalau kita lihat dari atas, warna air laut yg di permukaan datar berwarna biru muda, dan ketika bertemu wall, air laut berwarna biru tua. Dulu ketika saya masih sekedar snorkling, begitu melihat lautan dalam berwarna biru saya akan langsung buru buru balik arah karena takut. Tapi sekarang setelah diving, wall merupakan hal yang dinanti, karena di sepanjang dinding wall banyak terdapat obyek yang menarik.

tryscuba wakatobi 10 1024x629 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Selamat menikmati keindahan bawah laut wakatobi pertama kali ya !! Semoga tidak kapok dan bertambah semangat untuk menikmati keindahan bawah laut di tempat tempat lain di Indonesia.

tryscuba wakatobi 09 1024x683 - Discovery Scuba Diving di Wakatobi

Kalau ada yang berminat buat diving tapi masih bingung mau mulainya gimana, atau pengen dive trip dan bawa pulang foto2 diving yang menarik bisa kok kontak2 kami.

4comments

Leave a comment: